Pengobatan Penyakit Jantung Rematik dan Pencegahannya

shares |

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Ya, seperti yang kita ketahui bahwa dengan hidup sehat, tentunya kita bisa melakukan segala hal ataupun segala aktivitas, tanpa terganggu oleh Penyakit Jantung Rematik. Jika sakit pastinya tidak akan enak di tubuh kita sendiri dan pastinya juga tidak enak di kantong kita, karena seperti yang kita ketahui bahwa biaya pengobatan saat ini sungguh sangat mahal.

Nah, apalagi penyakit tidak melihat usia ataupun jenis kelamin, kebanyakan penyakit menyerang siapa saja dan usia berapapun. Hal itu pun dipengaruhi oleh gaya hidup mereka yang kurang atau bahkan tidak baik.

Gaya hidup yang dimaksud adalah meliputi gaya hidup makan serta olahraga. Jika sudah mengenai masalah makan, pastinya kita akan mudah tergiur dengan makan makanan yang enak-enak, bukan? Apalagi saat ini sangat banyak pilihan tempat makan yang menyajikan makanan yang unik dan menggiurkan. Belum lagi ditambah kebiasaan hidup yang senang begadang, jarang olahraga, merokok, aktivitas padat, kurang istirahat.

Penyakit Jantung Rematik
Penyakit Jantung Rematik

Belum lagi untuk menunjang aktivitas hariannya, sebagian orang memilih minum minuman penambah energi. Ya, alhasil akan timbul penyakit-penyakit di dalam tubuh. Salah satu penyakit yang muncul adalah penyakit jantung rematik.

Mungkin kita akan bertanya-tanya, apakah penyakit jantung tersebut ada hubungannya dengan penyakit rematik yang biasa kita kenal? Ataukah itu merupakan satu rentetan penyakit? Nah, daripada menebak-nebak asal, lebih baik mari kita cari tahu selengkapnya dalam pembahasan artikel berikut ini. 

Pengertian Penyakit Jantung Rematik 


Penyakit jantung rematik merupakan penyakit yang dalam istilah medisnya disebut Rheumatic Heart Disease atau RHD atau dalam bahasa Indonesianya disingkat PJR. PJR ini merupakan salah satu dari bentuk penyakit yang bisa dikatakan penyakit yang serius dari Penyakit Jantung kanak-kanak dan juga remaja. Penyakit ini bisa ada dikarenakan oleh adanya kerusakan pada seluruh jantung dan juga selaput jantung itu sendiri.

Penyakit jantung rematik ini pun merupakan komplikasi dari demam rematik dan biasanya dapat terjadi setelah adanya serangan demam rematik. Untuk penyebab utama dari penyakit ini adalah adanya bakteri streptokokus. Untuk itu pengobatan untuk penyakit ini adalag dengan memberikan antibiotik yang dapat efektif untuk melawan serangan bakteri streptokokus. Lalu, apa itu yang dimaksud dengan demam rematik? Ya, demam rematik merupakan penyakit peradangan atau iflamasi yang mana dapat terjadi dari adanya komplikasi dari infeksi pada tenggorokan yang tidak segera diobati dengan yang baik. Dengan begitu, peradangan menjalar atau terjadi pada bagian-bagian tubuh seperti sendi, otak, kulit, dan juga jantung.

Oleh karena itu, peradangan yang ada di jantung itulah disebut dengan jantung rematik. Jika sudah sampai pada jantung rematik, maka bisa terjadi cacat permanen pada jantung, kurang lebih terjadi pada bagian katup si jantung itu sendiri dan tidak menutup kemungkinan pada si otot jantung. Jika sudah mengenai katup jantung, tentunya akan membuat si katup tidak bisa lagi untuk membuka dan menutup dengan umumnya atau baik. Hal tersebut sungguh mengkhawatirkan karena akan ada perubahan aliran darah.
Penyakit Jantung Rematik
Penyakit Jantung Rematik

Gejala Penyakit Jantung Rematik


Sama seperti penyakit lainnya, bahwa sebagai orang awam kita juga perlu mengetahui apa saja gejala penyakit jantung rematik itu. Karena seperti yang kita ketahui bahwa melakukan pencegahan itu jauh lebih baik ketimbang melakukan pengobatan. Dengan begitu, lebih baik kita tahu lebih dini gejala-gejala penyakit jantung ini. Gejala-gejala jantung rematik antara lain yaitu:
  1. Sesak pada nafas merupakan gejala awal yang mana menunjukkan bahwa adanya gangguan pada jantung.
  2. Nyeri pada sendi yang berpindah-pindah.
  3. Adanya bercak kemerahan pada kulit yang hanya pada bagian-bagian tertentu.
  4. Gerakana tangan yang mulai tidak beraturan dan juga tidak terkendali atau biasa disebut dengan korea.
  5. Adanya benjolan kecil-kecil yang ada di bawah kulit.
  6. Adanya nyeri perut.
  7. Kehilangan atau turunnya berat badan secara drastis.
  8. Mudah lelah.
  9. Dan juga demam.
Pencegahan Penyakit Jantung Rematik

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pencegahan lebih baik daripada mengobati. Penting untuk diketahui bahwa memeriksakan ke dokter itu tidak perlu hanya saat sedang atau lagi sakit saja, lebih baik untuk melakukan pemeriksaan rutin agar jika ada suatu hal yang mengarah ke suatu penyakit bisa segera diketahui dan di atasi. Yang terpenting jangan sampai terlambat, karena pastinya kita akan sangat menyesal. Lebih baik jika kita sudah ada gejalanya atau paling tidak salah satu saja gejalanya, maka langsung saja memeriksakan ke dokter.

Pencegahan untuk penyakit jantung rematik bisa dilakukan dengan cara antara lain yaitu yang terpenting adalah mencegah datangnya demam rematik itu sendiri. Caranya adalah dengan memperlakukan strep throat menggunakan penisilin atau bisa dengan antibiotik lainnya. Nah, dengan begitu dokter dapat membantu untuk menghentikan demam rematik yang bisa membahayakan.

Perlu diketahui bahwa orang-orang yang sudah terkena demam rematik, maka akan lebih rentan untuk terkena serangan yang berulang dan juga terjadi kerusakan pada paru-parunya. Maka dari itulah para penderita perlu mendapatkan pengobatan antiobiotik khususnya yang dilakukan secara terus-menerus seperti harian atau bulanan. 
Penyakit Jantung Rematik
Penyakit Jantung Rematik

Pengobatan pada Penyakit Jantung Rematik

Jika sudah divonis dokter, mengidap penyakit jantung rematik, maka lebih baik mengikuti saran dokter untuk pengobatannya. Namun, di samping pengobatan medis, bisa juga dilakukan dengan pengobatan tradisional. Seperti yang kita ketahui bahwa orang yang mengidap penyakit jantung rematik itu akan sangat rentan oleh infeksi dari bakteri.

Dengan begitu, paling tidak kita harus menghindari tubuh terserang bakteri yang bisa menyebabkan jantung rematik menjadi semakin menjadi atau parah. Salah satu pengobatan untuk penyakit yang satu ini adalah dengan kulit manggis. Ya, tetapi perlu diperhatikan bahwa yang dimaksud bukannya yang dimakan langsung, melainkan yang sudah menjadi ekstraknya. Nah, ekstrak kulit manggis tersebut dipercaya menjadi obat jantung yang alami dan pastinya herbal. Juga bisa sebagai Pengobatan Gagal Jantung.
Seperti yang kita ketahui bahwa yang alami dan herbal itu pastinya tidak memberikan efek samping yang merugikan pada tubuh kita. 

Gaya Hidup yang Baik untuk Mencegah Penyakit Jantung Rematik

Tidak hanya mengobati dan melakukan pencegahan untuk satu penyakit saja. Kita juga perlu melakukan atau membenahi gaya hidup kita untuk menuju gaya hidup yang sehat dan alami. Gaya hidup yang sehat, maksudnya adalah dengan makan makanan yang sehat dan bergizi, perbanyak makan sayuran dan buah. Menghindari begadang, merokok, minum minuman beralkohol, stres, dan sebagainya.

Di samping itu pula harus diimbangi dengan berolahraga secara teratur serta konsumsi air mineral paling tidak 8 gelas perharinya. Ingat, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan beragam aktivitas. Biaya pengobatan pun cukup tinggi. Jadi, jangan buang waktu hidup kita untuk berhura-hura, tetapi endingnya akan merasakan sakit dan penyesalan.

Related Posts