Bunda, Ini Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

shares |

Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak merupakan sebuah penyakit yang wajib diketahui oleh Anda para orang tua terutama bagi Anda yang merupakan pasangan baru menikah. Penyakit ini hadir karena adanya kelainan struktur pada jantung bayi dan terjadi sejak mereka lahir. Rasio terjadinya penyakit ini adalah satu banding seratus.

Hal ini berarti bahwa hanya ada satu kelahiran yang mengalami kejadian tersebut dari seratus kelahiran yang terjadi. Telah diketahui bahwa dengan adanya penyakit ini akan membuat jantung mengalami masalah dalam memompa darah dan juga menyebarkan oksigen ke seluruh bagian tubuh. Hal ini sangat berbahaya mengingat kita membutuhkan oksigen dan darah yang berdar berganti untuk kebaikan sel tubuh.

Sebenarnya, penyakit ini masih belum diketahui jelas apa saja penyebab yang membuat bayi mengalami penyakit jantung bawaan ini. Namun, berikut ini adalah beberapa faktor yang memungkinkan terjadinya penyakit ini pada bayi atau pada anak sejak pertama kali mereka lahir.
Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak
Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Beberapa Faktor Resiko beserta Gejala Penting Mempengaruhi Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak   
Dalam masa kehamilan, penting bagi sang ibu untuk mengatur pola makan dan juga mengatur segala asupan gizi dan nutrisi untuk kesehatan dan perkembangan sang janin. Pada penyakit jantung yang terjadi pada anak sejak lahir, terdapat beberapa faktor, resiko dan gejala yang memungkinkan hal ini terjadi.
  • Pada saat hamil, ibu kurang menjaga kesehatan dengan masih mengonsumsi obat-obatan atau pun minum minuman beralkohol. Hal ini sangat berbahaya untuk dilakukan bahkan bagi orang yang tidak hamil pun kebiasaan ini sangat tidak dianjurkan.
  • Faktor selanjutnya yang mempengaruhi penyakit jantung bawaan pada anak adalah adanya infeksi virus rubella yang terjadi apada awal trisemester pertama ibu hamil.
  • Selain itu, bisa saja terdapat gangguan pada gen anak tersebut yaitu mengalami gangguan seperti Down Sindrom.
  • Gejala yang bisa dipahami dan dijadikan perhatian oleh para orang tua ada beberapa macam, salah satunya ketika anak tersebut susah mengalami perkembangan seperti berat badan yang tidak kunjung bertambah.
  • Gejala lain adalah ketika anak tersebut sulit bernapas atau justru malah bernapas dengan cepat.
  • Terjadinya bising jantung seperti suara yang tidak normal pada jantung anak perlu sangat diwaspadai. Segeralah periksakan anak Anda untuk mengetahui lebih lanjut.
  • Apabila terjadi, maka resiko yang diberikan pada keturunan dalam keluarga tersebut adalah dua kali lipat.
  • Apabila bayi atau anak Anda mudah berkeringat terutama saat sedang makan Anda harus waspada aan gejala Penyakit jantung bawaan pada anak ini dan segera bawa anak ke dokter.
  • Hal lain yang bisa menjadi salah satu gejala yang perlu Anda perhatikan adalah ketika anak Anda sulit makan atau tidak memiliki nafsu makan yang bagus. Hal ini sangat berkaitan dengan beberapa gejala sebelumnya seperti sulit naik berat badan dan juga berkeringat yang berlebihan ketika sedang makan.
  • Gejala lain yang sangat jelas adalah terjadinya sianosis yang merupakan perubahan warna pada bibir, lidah dan juga kuku yang menjadi kebiruan. Jika terjadi hal seperti ini, maka segera Anda bawa ke dokter dan carikan obat jantung yang tepat untuk perawatan kesembuhan anak Anda.
Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak
Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Beberapa Macam Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak


Penyakit jantung bawaan pada anak tidak hanya memiliki satu macam jenis penyakit pada umumnya. Ada beberapa jenis penyakit jantung bawaan yang terjadi pada anak. Untuk penjelasan lebih lanjut, mari perhatikan ringkasannya di bawah ini.
  • Jenis penyakit jantung bawaan yang pertama adalah Defek Septum Ventrikel. Penyakit jantung ini memiliki ciri seperti terdapat lubang di dinding pemisah antara bilik kanan jantung bilik kiri jantung. Hal ini membuat aliran darah yang dipompa bisa mengalir ke paru-paru. Namun, pada penyakit jantung ini, lubang tersebut bisa merapat dan menutup perlahan dengan sendirinya. Jika lubangnya besar maka akan lebih sulit merapat.
  • Yang kedua dari jenis penyakit jantung bawaan adalah Defek Septum Atrium yang juga mirip dengan penyakit jantung sebelumnya Defek Septum Ventrikel. Penyakit jantung bawaan pada anak ini juga dideteksi dengan adanya lubang di antara dinding pemisah antara serambi kanan dan serambi kiri jantung.
  • Yang ketiga adalah Defek Kanal Atrioventrikular. Kelainan ini terjadi pada saluran atrioventrikular yang juga terjadi pada anak yang memiliki gejala down syndrome. Selain adanya kelainan pada saluran tersebut, penyakit ini juga menunjukkan kelainan pada katup besar yang bisa jadi kurang sempurna, serta terdapat lubang di serambi jantung atau bagian atas jantung. Bisa juga terdapat lubang pada bagian bilik jantung atau bagian bawah jantung.
  • Foramen Ovale Persisten merupakan penyakit yang bisa Anda deteksi pada saat anak masih bayi. Penyakit ini berupa lubang normal yang seharusnya tertutup ketika bayi bertumbuh lebih besar. Lubang yang terdapat antara serambi jantung ini akan menutup pada beberapa bulan ke depan setelah bayi dilahirkan. Namun, apabila lubang tidak tertutup dengan sempurna maka timbullah penyakit ini. Akan tetapi, penyakit ini tidak lebih parah dari Penyakit Jantung lainnya karena biasanya para penderita masih bisa beraktivitas dengan normal.
  • Yang selanjutnya adalah Sindroma Hipoplastik Jantung Kiri. Penyakit ini biasanya akan terjadi saat pada bayi yang mengalami masa kritis di awal kehidupan setelah dilahirkan. Hal ini dikarenakan jantung kiri yang lemah dan kurang sempurna sehingga tidak bisa memompa darah menuju seluruh tubuh dengan sama rata.
  • Penyakit Duktus Aterious Persisten, merupakan sebuah penyakit jantung yang biasanya terjadi pada bayi yang lahir secara prematur. Pada penyakit ini, darah biasanya sering mengalir hingga jumlah yang berlebih menuju ke paru-paru. Hal ini disebabkan oleh duktus yang tidak menutup setelah sang bayi dilahirkan.
Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak
Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Cara Mencegah Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak


Untuk mencegah terjadinya Penyakit jantung bawaan pada anak, Anda harud bisa menjaga diri dengan baik terutama pada saat kehamilan sedang berlangsung. Lakukan beberapa perawatan yang baik untuk ibu hamil. Cek darah juga perlu dilakukan untuk menghindari adanya infeksi virus rubella.

Selain itu, apabila seorang ibu mengidap penyakit diabetes, maka harus bisa mengontrol kadar gula darahnya secara teratur. Hal ini mengurangi resiko terjadinya Penyakit jantung bawaan pada anak Anda nantinya. Sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Hindari minuman alkohol yang bisa membahayakan kondisi kandungan.

Apabila Anda menemukan gejala-gejala yang berbahaya, maka segera konsultasikan kepada dokter terdekat. Apabila anak tersebut terjangkit penyakit jantung, maka rutinlah untuk membawa ke rumah sakit untuk cek kesehatan. Bahkan ketia anak tersebut beranjak dewasa, Anda perlu mengecek kembali kondisinya supaya mengurangi resiko Penyakit jantung bawaan pada anak yang diderita pelajari juga Patofisiologi Penyakit Jantung Koroner agar lebih mengetahui jalur dan indikasi adanya penyakit jantung.

Related Posts